- “Anak TK dan SD saja sudah bisa internetan…”
- TIK bisa integratif (terintegrasi) dengan mata pelajaran lain
- Pembelajaran sudah seharusnya berbasis TIK (alat bantu guru dalam mengajar), bukan TIK sebagai Mata Pelajaran khusus yang harus diajarkan
- Jika TIK masuk struktur kurikulum nasional maka pemerintah berkewajiban menyediakan Laboratorium Komputer untuk seluruh sekolah di Indonesia, dan pemerintah tidak sanggup untuk mengadakannya
- Banyak sekolah yang belum teraliri LISTRIK, jadi TIK tidak akan bisa diajarkan juga disekolah
Sedangkan, dewasa ini perkembangan teknologi semakin canggih. Apabila anak-anak tidak dibekali pelajaran mengenai TIK dalam berinternet, mereka tidak akan dapat memanfaatkannya dengan baik, malah justru yang akan mereka dapat adalah sisi negatif dari internet.
Padahal, Dengan adanya TIK sebagai mata pelajaran maka pemerintah secara tidak langsung akan dipaksa untuk membangun infrastruktur listrik dan mengalirkannya hingga pedesaan. Dengan demikian Indonesia akan maju semakin pesat.
Menurut saya, penghapusan mata pelajaran TIK ini merupakan langkah yang kurang bijaksana bagi pemerintah, padahal ini secara perlahan juga membuat bangsa ini semakin maju dan tidak tertinggal dengan negara lain dalam bidang teknologi.